Selasa, 29 Oktober 2024

Tugas Akhir PembaTIK Level 4 TAHUN 2024 (VLOG BERBAGI DAN BERKOLABORASI)

 Assalamualaikum wrwb. 😇

Halo Sobat Bloggers.

Pada postingan kali ini, Saya akan memuat beranda laman blog Saya dengan cerita tentang Tugas Akhir PembaTIK Level 4.

PembaTIK adalah program peningkatan kompetensi pendidik, tenaga kependidikan, dan dinas pendidikan dalam kegiatan Belajar, Mengajar, dan Berkarya untuk mendukung terciptanya Inovasi Pembelajaran Kolaboratif dalam Implementasi Kurikulum Merdeka dengan mengedepankan Pemanfaatan Platform Teknologi. Peningkatan kompetensi TIK guru ini mengacu pada standar kompetensi TIK yang terdiri dari 4 level, yakni level literasi, implementasi, kreasi, serta berbagi dan berkolaborasi.

Dalam kesempatan ini, Saya akan menceritakan perjalanan Saya selama mengikuti kegiatan Pembatik Level 4 tahun 2024.

Aktivitas pembelajaran yang Saya ikuti mulai dari tanggal 14 s.d 29 Oktober 2024. Kemudian, agenda selanjutnya adalah sinkronus kelas yang dilaksanakan pada periode 16 s.d. 18 Oktober 2024. Agenda selanjutnya adalah kuliah umum PembaTIK level 4 yang dilaksanakan pada 19 Oktober 2024. 

Dalam kurun waktu terhitung dari 19 Oktober 2024 sampai dengan 29 Oktober 2024, Saya melakukan serangkaian agenda. Mulai dari persiapan pelaksanaan kegiatan berbagi dan berkolaborasi. Di antaranya adalah menyusun materi berbagi praktik baik, penyusunan rencana aksi,  membuat flyer dan spanduk berbagi praktik baik,  membuat revisi tampilan blog, dan menyusun script vlog. Tahap selanjutnya Saya melakukan agenda koordinasi. Di antaranya dengan atasan langsung di sekolah tempat Saya mengajar, yakni Kepala SMAN 1 Payung Sekaki, dilanjutkan dengan berkoordinasi dengan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Solok Raya, kemudian berkoordinasi dengan pengawas pembina SMAN 1 Payung Sekaki, dan tidak lupa berkoordinasi dengan DTK Sumbar 2021.

Setelah melaksanakan agenda koordinasi dengan berbagai lini, Saya melanjutkan agenda berbagi dan berkolaborasi Saya dengan melakukan kegiatan berbagi praktik baik dengan cara luring atau tatap muka dan daring atau tatap maya.

Adapun agenda berbagi dan berkolaborasi yang Saya lakukan secara luring atau tatap muka di antaranya adalah menjadi bintang tamu di Podcastnya SMANSA Pasky pada hari Senin, 21 Oktober 2024, berbagi praktik baik di komunitas belajar SMAN 1 Payung Sekaki bersama rekan guru pada hari Selasa, 22 Oktober 2024, berbagi praktik baik bersama salah satu Sahabat Teknologi Sumatera Barat di komunitas belajar MGMP Matematika SMA Kabupaten Solok pada hari Rabu, 23 Oktober 2024 di SMAN 1 Gunung Talang, dan terakhir Saya melakukan agenda berbagi praktik baik kembali bekerja sama dengan Cabang Dinas Wilayah III dengan mengundang perwakilan guru SMA se-Kabupaten Solok pada hari Jumat, 25 Oktober 2024 di SMAN 1 Payung Sekaki.

Untuk agenda berbagi dan berkolaborasi yang Saya lakukan secara during atau tatap maya, Saya menjadi narasumber berbagi praktik baik di beberapa webinar. Di antara, pertama, webina kolaborasi Sahabat Teknologi Sumatera Barat dengan Teacher Trusted Community seri 15 pada Selasa malam, 22 Oktober 2024. Kedua, webinar Kolaborasi Seri-4 Sahabat Teknologi Sumatera Barat 2024 yang dilaksanakan pada hari Rabu, 23 Oktober 2024 puku 13.00 s.d 15.30 WIB. Kedua webinar ini dilaksanakan melalui Zoom Meeting. Ketiga, webinar kolaborasi Sahabat Teknologi Lintas Provinsi alumni Kelas Kreasi 46 pada hari Jumat, 25 Oktober 2024 puku 19.00 s.d. 21.30 WIB. Terakhir, webinar kolaborasi GP Basolek Sahabat Teknologi dan Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) antar negara Indonesia-Malaysia pada hari Sabtu, pukul 14.00 s.d. 16.00 WIB.

Banyak hal yang menjadi pengalaman mengesankan bagi Saya selama mengikuti kegiatan PembaTIK ini. Mulai dari ilmu-ilmu baru yang belum pernah Saya pelajari dan sangat menambah pengetahuan Saya sebagai guru. Dari kegiatan ini juga menambah relasi dengan rekan-rekan tidak hanya dari dalam provinsi, melainkan juga luar provinsi, bahkan mancanegara. Dari kegiatan PembaTIK ini hal yang paling berkesan adalah pengalaman memanajemen waktu, berpikir kreatif, dan koordinasi. Karena, semua tugas yang Saya kerjakan harus dibarengi dengan tanggung jawab Saya sebagai guru, dan paling utama adalah Ibu dan istri. Dengan mengikuti kegiatan PembaTIK ini melatih Saya untuk berpikir kreatif karena selalu terpicu dan terpacu untuk berinovasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas Saya. Terakhir, Saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari agenda PembaTIK mulai dari Level 1, 2, 3, dan 4 ini. Semoga di lain waktu, Saya bisa belajar lebih banyak lagi dan mampu mengasah potensi dan kemampuan yang Saya miliki dalam rangka mencerdaskan anak negeri.

Itulah cerita singkat Saya terkait kegiatan PembaTIK level 4 ini. Sampai jumpa di lain waktu. #BLPTKemendikbudristek #MerdekaBelajar #PembaTIK2024 #SahabatTeknologiKemendikbudristek #PaltformMerdekaMengajar  

Tonton Vlog Kegiatan berbagi dan berkolaborasi yang telah Saya sematkan di bawah ini. 😍

Pergi ke Padang melihat pantai,

Pergi ke Singkarak membeli pensi.

Kegiatan PembaTIK level 4 telah usai

Tetap berinovasi, berbagi, dan berkolaborasi.

Wassalamualaikum wrwb. 😇


Senin, 28 Oktober 2024

KEGIATAN 8 BERBAGI DAN BERKOLABORASI (Webinar Kolaborasi Kombel GP BASOLEK STK Sumbar dan SILN antar Negara Indonesia-Malaysia)

 Assalamualaikum wrwb.😇

Halo Sobat Bloggers.
Berikut ini adalah KEGIATAN 8 BERBAGI DAN BERKOLABORASI terkait agenda Pembatik Level 4 tahun 2024.
Kegiatan Berbagi Praktik Baik  kali ini adalah Webinar Kolaborasi Kombel GP BASOLEK dengan Sahabat Teknologi Sumatera Barat dan Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 26 Oktober 2024 pukul 14.00 s.d. 16.00 WIB secara daring (tatap maya) melalui Google Meet. Kegiatan ini diikuti oleh 61 orang peserta yang join Google Meet, sedangkan nama yang mengisi daftar hadir adalah 139 orang peserta.

Dalam kegiatan webinar ketiga ini,  yang bertindak sebagai Keynote Speaker adalah Ibu Hj. Noviana Idaningrum, S.Pd., M.Si. selaku Kasi SMA dan SLB Cabang Dinas Wilayah II Solok Raya Provinsi Sumatera Barat dan Ibu Nursyamsi, M.Pd., selaku DTK Sumatera Barat 2018.

Pada webinar kali ini diisi oleh empat orang narasumber. Narasumber pertama adalah Exsaris Januar, M.Pd., yakni Perwakilan dari Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) Kota Kinabalu, Malaysia. Narasumber kedua adalah Ibu Fitra Tunnisa, S.Pd., yakni Sahabat Teknologi Sumatera Barat yang merupakan guru Matematika SMAN 1 Junjung Sirih. Narasumber ketiga adalah Ibu Rezi Mutiara F, S.Pd., M.Kom, yakni Sahabat Teknologi Sumatera Barat yang merupakan guru TIK SMAN 1 Kota Solok. Narasumber keempat adalah Saya sendiri Yusrina Fitria, S.Pd, yakni Sahabat Teknologi Sumatera Barat yang merupakan guru Matematika SMAN 1 Payung Sekaki.

Agenda pertama adalah pembukaan oleh moderator, yakni Ibu Dessy Fhatry, S.Pd. yang merupakan guru SDN 11 Tanah Garam Kota Solok dan dilanjutkan pengarahan oleh Ibu Novi dan Ibu Nursyamsi selaku Keynote Speaker pada webinar kali ini. Dalam kesempatan ini, banyak hal yang disampaikan oleh beliau sebagai bentuk dukungan kepada sahabat teknologi  dan seluruh peserta webinar terkait motivasi untuk terus berinovasi, berbagi, dan berkolaborasi dalam pengimplementasian pembelajaran berbasis TIK. Jangan hanya belajar untuk diri sendiri, tapi juga berbagi dan berkolaborasi untuk mewujudkan implementasi kurikulum merdeka.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi berbagi praktik baik oleh masing-masing narasumber.

Narasumber pertama, Bapak Exsaris Januar menyampaikan materi berbagi praktik baik tentang "Penerapan Model Pembelajaran EXARIS berbantuan Aplikasi LUMI for Education.

Kemudian dilanjutkan oleh narsumber kedua, Ibu Fitra Tunnisa yang menyampaikan materi tentang "Pemanfaatan TIK dalam Pembelajaran Berdiferensiasi".

Setelah itu dilanjutkan oleh narasumber ketiga, Ibu Rezi Mutiara yang menyampaikan materi tentang "Implementasi Si Itik Berdiri dalam Pembelajaran Inovatif dan Berdiferensiasi".

Narasumber keempat yakni Saya sendiri, Yusrina Fitria menyampaikan materi tentang "PEMANTIK MIMPI", Pembelajaran berbantuan TIK, Mentimeter, Quizziz, dan MPI dengan model pembelajaran SOLE (Self Organized Learning Environment).

Agenda webinar ini diakhiri dengan kegiatan tanya jawab dengan peserta webinar, kemudian dokumentasi bersama seluruh peserta webinar. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar, hanya saja kami dari pihak penyelenggara mengalami sedikit kendala dalam recording, sehingga dokumentasi yang kami ambil hanya berupa hasil tangkapan layar. #BLPTKemendikbudristek #MerdekaBelajar #PembaTIK2024 #SahabatTeknologiKemendikbudristek #PaltformMerdekaMengajar

Berikut dokumentasi singkat terkait Kegiatan 8 berbagi dan berkolaborasi.

Berikut adalah Flyer Kegiatan 8 berbagi dan berkolaborasi.

KEGIATAN 7 BERBAGI DAN BERKOLABORASI (Webinar Kolaborasi Kombel 46 Sahabat Teknologi 2024 Lintas Provinsi)

 Assalamualaikum wrwb.😇

Halo Sobat Bloggers.
Berikut ini adalah KEGIATAN 7 BERBAGI DAN BERKOLABORASI terkait agenda Pembatik Level 4 tahun 2024.
Kegiatan Berbagi Praktik Baik  kali ini adalah Webinar Kolaborasi Kombel 46 Sahabat Teknologi 2024 lintas Provinsi yang dilaksanakan pada hari Jumat, 25 Oktober 2024 pukul 19.00 s.d. 21.30 WIB secara daring (tatap maya) melalui Google Meet. Kegiatan ini diikuti oleh 45 orang peserta, nama yang mengisi daftar hadir hanya 35 orang peserta.

Dalam kegiatan webinar ketiga ini,  yang bertindak sebagai Keynote Speaker adalah Bapak Haeruddin, S.Pd., Gr. yang merupakan DTK Provinsi Sulawesi Selatan 2019 dan Ibu Silvia Adiswan, S.Kom., Gr. yang merupakan DTK Provinsi Sumatera Barat 2021.

Pada webinar kali ini diisi oleh lima narasumber yang merupakan Sahabat Teknologi dari 5 provinsi yang berbeda yang merupakan alumni Kelas 46 Kreasi pada Level 3 PembaTIK. Kami dalam Komunitas Belajar 46 beranggotakan 18 orang yang Lolos ke Level 4 Berbagi dan Berkolaborasi PembaTIK 2024. Narasumber pertama adalah Ibu Veronika Aldona, S.Pd., Gr, yakni Sahabat Teknologi Kalimantan Barat. Narasumber kedua adalah Ibu Wa Ode Husniati, S.Pd., Gr, yakni Sahabat Teknologi Sulawesi Tenggara. Narasumber ketiga adalah Bapak Junaidi, M.Pd, yakni Sahabat Teknologi Bengkulu. Narasumber keempat adalah Saya sendiri Yusrina Fitria, S.Pd, yakni Sahabat Teknologi Sumatera Barat. Dan narasumber terakhir adalah Ibu Widyawati, S.Kom., M.Pd, yakni Sahabat Teknologi Sulawesi Selatan.

Agenda pertama adalah pembukaan oleh moderator, yakni Ibu Widyawati dan dilanjutkan pengarahan oleh Bapak Haeruddin dan Ibu Silvia Adiswan selaku Keynote Speaker pada webinar kali ini. Dalam kesempatan ini, banyak hal yang disampaikan oleh beliau sebagai bentuk dukungan kepada sahabat teknologi seluruh provinsi dan seluruh peserta webinar terkait motivasi untuk terus berinovasi, berbagi, dan berkolaborasi dalam pengimplementasian pembelajaran berbasis TIK.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi berbagi praktik baik oleh masing-masing narasumber.

Narasumber pertama, Ibu Veronika Aldona menyampaikan materi berbagi praktik baik tentang Pemanfaatan Platform Teknologi sebagai Media Pembelajaran "BALAFA SI ASIK", yakni pembelajaran berdiferensiasi yang terintegrasi TIK.

Kemudian dilanjutkan oleh narsumber kedua, Ibu Wa Ode Husniati yang menyampaikan materi tentang "Optimalisasi Potensi Siswa melalui Multimedia Interaktif dan Pembelajaran Sosial Emosional".

Setelah itu dilanjutkan oleh narasumber ketiga, Bapak Junaidi, M.Pd. yang menyampaikan materi tentang pemanfaatan MPI dalam pembelajaran.

Narasumber keempat disampaikan yakni Saya sendiri, Yusrina Fitria menyampaikan materi tentang "PEMANTIK MIMPI", Pembelajaran berbantuan TIK, Mentimeter, Quizziz, dan MPI dengan model pembelajaran SOLE (Self Organized Learning Environment).

Narasumber terakhir, yakni Ibu Widyawati menyampaikan materi terkait inovasi pembelajaran digital menggunakan multimedia pembelajaran interaktif sebagai wujud implementasi kurikulum merdeka dengan judul MPI "Perangkat Keras Komputer" menggunakan Articulate Storyline 3.

Agenda webinar ini diakhiri dengan kegiatan tanya jawab dengan peserta webinar, kemudian dokumentasi bersama seluruh peserta webinar. #BLPTKemendikbudristek #MerdekaBelajar #PembaTIK2024 #SahabatTeknologiKemendikbudristek #PaltformMerdekaMengajar

Berikut dokumentasi singkat terkait Kegiatan 7 berbagi dan berkolaborasi.

Berikut Flyer Kegiatan 7 berbagi dan berkolaborasi.

Berikut Daftar Hadir Kegiatan 7 berbagi dan berkolaborasi.

KEGIATAN 6 BERBAGI DAN BERKOLABORASI (Berbagi Praktik Baik dan Berkolaborasi dengan Cabdindik Wilayah III Solok Raya)

 Assalamualaikum wrwb.😇

Halo Sobat Bloggers.
Berikut ini adalah KEGIATAN 4 BERBAGI DAN BERKOLABORASI terkait agenda Pembatik Level 4 tahun 2024.
Kegiatan Berbagi Praktik Baik "PEMANTIK MIMPI" bersama Sahabat Teknologi Sumatera Barat kali ini adalah kerja sama Komunitas Belajar SMAN 1 Payung Sekaki dengan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Solok Raya yang dilaksanakan pada hari Jumat, 25 Oktober 2024 pukul 08.30 s.d. 15.00 WIB di ruang pertemuan SMAN 1 Payung Sekaki. Kegiatan ini diikuti oleh 31 orang peserta.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak Eko Gunanto, S.Pd. selaku Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Solok Raya, Ibu Dra. Yonelita Johan, M.Si. selaku Pengawas Pembina SMAN 1 Payung Sekaki, Ibu Dra. Rina Syaftiyani selaku Kepala SMAN 1 Payung Sekaki, Bapak Syarifuddin, S.Pd., MM. (Kepala SMAN 2 X Koto Singkarak), Bapak Adrel, S.Pd., M.Si (Kepala SMAN 1 Tigo Lurah), dan Bapak Supriandi, S.Pd. (Kepala SMAN 1 Hiliran Gumanti), serta  22 orang guru SMAN 1 Payung sekaki dan 16 orang guru perwakilan masing-masing SMA se-Kabupaten Solok. Di antaranya, guru SMAN 1 Lembang Jaya, SMAN 1 Lembah Gumanti, SMAN 2 Gunung Talang, SMAN 1 Tigo Lurah, SMAN 1 X Koto Di Atas, SMAN 1 Pantai Cermin, SMAN 1 Kubung, SMAN 1 Hiliran Gumanti, SMAN 1 IX Koto Sei Lasi, SMAN 2 X Koto Singkarak, SMAN 1 Junjung Sirih, SMAN 2 Hiliran Gumanti, SMAN 2 Sumatera Barat, dan SMAN 1 Danau Kembar. Mayoritas guru yang hadir adalah juga peserta PembaTIK yang tidak lulus dan/atau tidak lolos ke level 4.

Pada kegiatan berbagi dan berkolaborasi kali ini, Saya menjadi narasumber berbagi praktik baik terkait inovasi pembelajaran berbasis TIK dengan judul Inovasi Pembelajaran Berbasis TIK Berpusat pada Murid "PEMANTIK MIMPI".

Pada kegiatan ini yang menjadi Master of Ceremony adalah Ibu Hauzana M, S.Pd. yang merupakan Wakil Kepala SMAN 1 Payung Sekaki bidang Kurikulum. Beliau memandu acara dengan baik di awali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Sumatera Barat yang dipimpin oleh Ibu Wilda Febrianti. Kemudian, acara dilanjutkan dengan pembacaan Al - Quran dan doa oleh Bapak Isma Yulindra, S.Pd.I selaku guru PAI SMAN 1 Payung Sekaki. Acara selanjutnya adalah kata sambutan dari Ibu Dra. Rina Syaftiyani selaku Kepala SMAN 1 Payung Sekaki. Beliau berharap dengan adanya kegiatan berbagi praktik baik bersama rekan - rekan guru perwakilan SMA se-Kabupaten Solok akan memberikan dampak yang positif dan dapat diimbaskan ke sekolah masing-masing.

Selanjutnya, kata sambutan sekaligus membuka acara oleh Bapak Eko Gunanto, S.Pd. selaku Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Solok Raya. Beliau sangat mengapresiasi kegiatan berbagi praktik baik ini karena menurut beliau, biasanya kegiatan ini dilakukan secara daring, namun kali ini dikemas secara berbeda yakni secara luring dan mengundang perwakilan guru SMA se-Kabupaten Solok bersama Kepala Sekolah dan pengawas. Beliau berharap bahwa guru di Kabupaten Solok terus mengembangkan potensinya dan tetap ikut aktif dalam mengikuti dan mensukseskan program pemerintah, yakni kegiatan PembaTIK ini.

Setelah dibuka oleh Bapak Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Solok Raya, acara kemudian dimoderatori oleh salah satu guru Bahasa Indonesia SMAN 1 Payung Sekaki, yakni Ibu Refni Zarti, S.Pd. Beliau memoderatori acara praktik baik dengan sangat apik. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi berbagi praktik baik inovasi pembelajaran berbasis TIK oleh Saya sendiri. Agenda diawali dengan ice breaking menggunakan platform digital Mentimeter untuk mengetahui perasaan peserta hari itu. Selanjutnya, Saya mengajak peserta menyanyikan bersama lagu Pembelajaran Berdiferensiasi dengan irama potong bebek angsa. Setelah itu, Saya meminta peserta untuk menginstal aplikasi SAC versi 3.2.0 agar nanti pada sesi praktik membuat MPI sederhana para peserta telah memiliki aplikasi, mengingat besar ukuran aplikasi SAC yang cukup besar akan memakan waktu untuk proses penginstalan dan mengefektifkan waktu. 

Acara selanjutnya, Saya memaparkan seluruh materi yang Saya muat dan implementasikan dalam praktik baik Saya di kelas. Mulai dari model pembelajaran SOLE, beberapa platform digital yang Saya gunakan selama proses pembelajaran (Mentimeter, Quizziz, dan Wheel of Names). Saya juga menjelaskan tentang multimedia pembelajaran interaktif (MPI) yang Saya terapkan dalam pembelajaran. Mulai dari pengertian MPI, aplikasi atau platform digital apa yang dapat digunakan dalam pembuatan MPI. Aplikasi atau platform digital apa saja yang dapat  digunakan dalam pembuatan aset MPI. Kemudian, Saya menjelasakan tentang apa saja hal yang perlu diperhatikan selama pembuatan MPI dan langkah-langkah pembuatan MPI.

Setelah menjelaskan materi dengan rinci. Kemudian moderator acara mempersilakan peserta untuk bertanya.

Pertanyaan 1 : Apakah narsumber bersedia jika suatu waktu dihubungi secara pribadi untuk menanyakan hal terkait kegiatan pembaTIK dan tutorial membuat MPI secara detail lagi.

Jawaban 1 : Dengan senang hati Saya akan mengusahakan waktu untuk membantu dan berbagi informasi apapun yang bapak/ibu butuhkan terkait pembuatan MPI ini.

Pertanyaan 2 : Adakah MPI yang tidak perlu menggunakan jaringan internet? Dan bagaimana kalau ingin menggunakan MPI tapi tidak punya jaringan internet di sekolah?

Jawaban 2 : Bapak/Ibu bisa menggunakan Powerpoint untuk membuat MPI sederhana. Tapi, Bapak/Ibu harus memastika bahwa MPI berupa PPt tersebut dapat digunakan maksimal oleh siswa melalui gawai ataupun laptop tanpa jaringan internet. Selain itu, MPI yang berbasis web bisa digunakan di mana saja. Bapak/Ibu jika ingin menggunakan MPI berbasis web, maka Bapak/Ibu bisa menjadikannya projek untuk siswa sehingga mereka bisa mengaksesnya di tempat yang ada jaringan internet.

Setelah memasuki waktu Shalat Jumat, agenda berbagi praktik baik kemudian diistirahatkan dan dilanjutkan kembali pukul 13.00 sampai dengan 15.00 WIB.

Agenda selanjutnya adalah praktik pembuatan MPI sederhana. Dalam kesempatan ini Saya mempraktikkan pembuatan aset untuk mengisi MPI yang akan dibuat. Mulai dari membuat tombol navigasi dan materi dengan menggunakan Canva atau mengunduhnya melalui laman flaticon.com, mengunduh backsound dari pixabay.com, membuat suara AI dengan ElevenLabs, kemudian memperkenalkan menu-menu yang ada pada aplikasi Smart Apps Creator (SAC 3).

Setelah itu, Saya meminta peserta mengikuti langkah-langkah yang Saya tunjukkan tentang bagaimana menghilangkan tombol Home di awal, cara memasukkan video bumper PembaTIK agar terputar otomatis, cara memberikan interaksi pindah halaman atau slide, cara mengaktifkan dan menonaktifkan suara, tips dan trik bagaimana agar muatan file pada MPI tidak berat untuk dibuka, cara memberikan Hotspot untuk beberapa item yang butuh interaksi, dan interaksi lainnya yang ada di SAC 3.

Peserta dengan sabar dan ulet melakukan praktik pembuatan MPI sederhan ini dan sangat penasaran untuk mempelajarinya. Namun, mengingat kondisi tempat tinggal peserta yang jauh dari Pyung Sekaki dan waktu yang tidak mencukupi, maka agenda berbagi praktik baik diselesaikan pukul 15.00 WIB. Dengan semgat dan antusias para peserta mengumpulkan nomor handphone agar Saya membuatkan grup untuk agenda ini agar dapat berbagi dan berkolaborasi di lain waktu. Lelah dan usaha Saya terbayar ketika para peserta bahagia berhasil melakukan step by step langkah pembuatan MPI sederhana ini #BLPTKemendikbudristek #MerdekaBelajar #PembaTIK2024 #SahabatTeknologiKemendikbudristek #PaltformMerdekaMengajar

Saya memperoleh respon dan apresiasi positif terkait pelaksanaan kegiatan berbagi praktik baik ini yang membuat Saya meskipun nanti tidak ditakdirkan masuk ke 5 besar Sahabat Teknologi Provinsi, Saya akan tetap menyebarluaskan ilmu yang Saya peroleh selama mengikuti kegiatan PembaTIK tahun 2024 ini.


Berikut adalah Dokumentasi singkat Kegiatan 6 berbagi dan berkolaborasi.  

Kemudian, ini adalah Flyer untuk Kegiatan 6 ini.

KEGIATAN 5 BERBAGI DAN BERKOLABORASI (Webinar Seri-4 Kolaborasi Sahabat Teknologi Sumatera Barat 2024)

 Assalamualaikum wrwb.😇

Halo Sobat Bloggers.
Berikut ini adalah KEGIATAN 5 BERBAGI DAN BERKOLABORASI terkait agenda Pembatik Level 4 tahun 2024.
Kegiatan Berbagi Praktik Baik  kali ini adalah Webinar Kolaborasi Sahabat Teknologi 2024 dilaksanakan pada hari Rabu, 23 Oktober 2024 pukul 13.00 s.d. 15.30 WIB secara daring (tatap maya) melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh 285 orang peserta berdasarkan daftar hadir yang telah diisi.

Dalam kegiatan webinar kedua ini,  yang bertindak sebagai Keynote Speaker adalah Ibu Mauvidar, S.H. (Kabid. SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung), Bapak Rahmat Habibullah, M.Pd. (DTK Sumatera Barat 2019), dan Ibu Riza Asfa, M.Si. (DTK Sumatera Barat 2022). Kemudian, yang bertindak sebagai Host adalah Ibu Herlin Variani, S.Pd., Gr. dan sebagai moderator acara adalah Ibu Santy Oktarina, S.Pd.

Pada webinar kali ini diisi oleh lima narasumber yang merupakan Sahabat Teknologi Sumatera Barat tahun 2024. Narasumber pertama adalah Saya sendiri, Yusrina Fitria, S.Pd. Narasumber kedua adalah Ibu Suci Prima Yunika, S.Pd., Gr. Narasumber ketiga adalah Bapak Basman Abdullah, S.Pd.I, M.Pd. Narasumber keempat adalah Ibu Liza Utavia, S.Pt. Dan narasumber terakhir adalah Ibu Siti Lestari, S.Pd.

Agenda pertama adalah pembukaan oleh Host dan dilanjutkan pengarahan oleh Bapak Rahmat Habibullah sebagai DTK Provinsi Sumatera Barat tahun 2019 dan Ibu Riza Asfa sebagai DTK Provinsi Sumatera Barat tahun 2022. Dalam kesempatan ini banyak hal yang disampaikan oleh beliau sebagai bentuk dukungan kepada sahabat teknologi dan seluruh peserta webinar terkait motivasi untuk terus berinovasi, berbagi, dan berkolaborasi dalam pengimplementasian pembelajaran berbasis TIK.

Acara kemudian diambil alih oleh moderator dari host.

Sebagai narasumber pertama, Saya berbagi pengalaman praktik baik Saya terkait "PEMANTIK MIMPI" (Pembelajaran Berbantuan TIK, Mentimeter, Quizziz, dan MPI) dengan model pembelajaran SOLE (Self Organized, Learning, Environmetnts). Saya membagikan video praktik baik inovasi pembelajaran TIK dengan model pembelajaran SOLE kepada seluruh peserta webinar.

Kemudian dilanjutkan oleh narsumber kedua, Ibu Suci Prima Yunika, S.Pd., Gr. yang menyampaikan materi tentang "L.A.Gi.On QiMi" Learning Asking and Giving Opinion dengan Quizziz dan MPI.

Setelah itu dilanjutkan oleh narsumber ketiga, Bapak Basman Abdullah, S.Pd.I., M.Pd. yang menyampaikan materi tentang pemanfaatan heyzine dalam pembuatan MPI.

Narasumber keempat disampaikan oleh Ibu Liza Utavia, S.Pt. yang menyampaikan materi pemanfaatan wordwall dalam pembelajaran.

Narasumber terakhir, yakni Ibu Siti Lestari, S.Pd. menyampaikan materi terkait pemanfaatan Google Classroom dalam pembelajaran berdiferensiasi.

Agenda webinar ini diakhiri dengan kegiatan tanya jawab dengan peserta webinar, kemudian dokumentasi bersama seluruh peserta webinar. #BLPTKemendikbudristek #MerdekaBelajar #PembaTIK2024 #SahabatTeknologiKemendikbudristek #PaltformMerdekaMengajar

Berikut adalah video dokumentasi kegiatan 5 berbagi dan berkolaborasi. Berikut adalah Flyer kegiatan Webinar Seri - 4 Kolaborasi Sahabat Teknologi Sumatera Barat 2024.

Berikut adalah daftar hadir Webinar Seri - 4 Kolaborasi Sahabat Teknologi Sumatera Barat 2024.

KEGIATAN 4 BERBAGI DAN BERKOLABORASI (Berbagi Praktik Baik "PEMANTIK MIMPI" Kolaborasi Sahabat Teknologi dan KomBel MGMP Matematika SMA Kabupaten Solok)

 Assalamualaikum wrwb.😇

Halo Sobat Bloggers.
Berikut ini adalah KEGIATAN 4 BERBAGI DAN BERKOLABORASI terkait agenda Pembatik Level 4 tahun 2024.
Kegiatan Berbagi Praktik Baik "PEMANTIK MIMPI" bersama Sahabat Teknologi Sumatera Barat dengan Komunitas Belajar MGMP Matematika SMA Kabupaten Solok dilaksanakan pada hari Rabu, 23 Oktober 2024 pukul 09.00 s.d. 11.00 WIB di ruang pertemuan SMAN 1 Gunung Talang. Kegiatan ini diikuti oleh 31 orang peserta.

Pada kegiatan berbagi dan berkolaborasi kali ini, Saya bersama rekan Saya Ibu Fitra Tunnisa, S.Pd. guru matematika SMAN 1 Junjung Siri sebagai Sahabat Teknologi Sumatera Barat 2024 berbagi praktik baik terkait inovasi pembelajaran dengan memanfaatkan Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI) di kelas matematika.

Dalam kegiatan ini, Saya berbagi pengalaman praktik baik Saya terkait "PEMANTIK MIMPI" (Pembelajaran Berbantuan TIK, Mentimeter, Quizziz, dan MPI) dengan model pembelajaran SOLE (Self Organized, Learning, Environmetnts). Saya membagikan video praktik baik inovasi pembelajaran TIK dengan model pembelajaran SOLE kepada seluruh peserta (rekan-rekan guru matematika SMA se-Kabupaten Solok).

Kegiatan dimulai dengan agenda icebreaking tebak gambar, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi. Materi terkait Model Pembelajaran SOLE, Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI) Matematika, dan berbagi video praktik baik. 

Acara kedua dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Ibu Fitra Tunnisa, S.Pd. tentang inovasi pembelajaran berbasis TIK menggunakan MPI yang dibuat dengan platform digital Canva. 

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan tanya jawab oleh bapak/ibu guru terkait inovasi pembelajaran TIK. 

Tonton Dokumentasi Kegiatannya berikut ini !😍 #BLPTKemendikbudristek #MerdekaBelajar #PembaTIK2024 #SahabatTeknologiKemendikbudristek #PaltformMerdekaMengajar Berikut adalah daftar hadir peserta Kegiatan 4 berbagi dan berkolaborasi.

KEGIATAN 3 BERBAGI DAN BERKOLABORASI (Webinar Berbagi Praktik Baik "PEMANTIK MIMPI" Kolaborasi Sahabat Teknologi Sumatera Barat 2024 dengan Trusted Teacher Community Seri 15)

 


Assalamualaikum wrwb.😇

Halo Sobat Bloggers.
Berikut ini adalah KEGIATAN 3 BERBAGI DAN BERKOLABORASI terkait agenda Pembatik Level 4 tahun 2024.
Kegiatan Berbagi Praktik Baik "PEMANTIK MIMPI" kali ini adalah Webinar Kolaborasi Sahabat Teknologi 2024 dengan Trusted Teacher Community Seri 15 dilaksanakan pada hari Selasa, 22 Oktober 2024 pukul 19.30 s.d. 21.30 WIB secara daring (tatap maya) melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh 61 orang peserta.

Dalam kegiatan webinar perdana ini, Kang Desol (Dede Solihudin) Duta Teknologi Provinsi Bengkulu tahun 2020 bertindak sebagai Keynote Speaker dan Ibu Annisa Putri (Sahabat Teknologi Sumatera Barat) bertindak sebagai Host.

Pada webinar kali ini diisi oleh tiga narasumber yang merupakan Sahabat Teknologi Sumatera Barat. Narasumber pertama adalah Evi Saryenti, S.Pd. Narasumber kedua adalah Saya sendiri, Yusrina Fitria, S.Pd. Narasumber ketiga adalah Herlin Variani, S.Pd.

Agenda pertama adalah pembukaan oleh Host dan dilanjutkan pengarahan oleh Kang Desol sebagai DTK Provinsi Bengkulu. Dalam kesempatan ini banyak hal yang disampaikan oleh beliau sebagai bentuk dukungan kepada sahabat teknologi dan seluruh peserta webinar terkait motivasi untuk terus berinovasi, berbagi, dan berkolaborasi terkait pembelajaran berbasis TIK.

Sebagai narasumber pertama, Ibu Evi Saryenti, S.Pd. menyampaikan materi terkait "Pemanfaatan Quizziz dalam Pembelajaran". Beliau memaparkan bagaimana kegiatan pembelajaran dengan menggunakan Quizziz dan praktik baiknya di dalam kelas.

Sebagai narasumber kedua, Saya berbagi pengalaman praktik baik Saya terkait "PEMANTIK MIMPI" (Pembelajaran Berbantuan TIK, Mentimeter, Quizziz, dan MPI) dengan model pembelajaran SOLE (Self Organized, Learning, Environmetnts). Saya membagikan video praktik baik inovasi pembelajaran TIK dengan model pembelajaran SOLE kepada seluruh peserta (Kepala Sekolah, bapak/ibu guru, dan tenaga kependidikan).

Narasumber terakhir, yakni Ibu Herlin Variani, S.Pd. menyampaikan materi terkait "Optimalisasi Penggerak Kombel dan Pemanfaatan GWE sebagai alat bantu kombel. Beliau menyampaikan apa dan bagaimana fungsi sebuah komunitas belajar dan tutorial membuat sebuah komuniats belajar.

Kegiatan terakhir dilanjutkan tanya jawab oleh peserta dan narasumber

Berikut Flyer Kegiatan 3 Webinar berbagi dan berkolaborasi Selasa, 22 Oktober 2024.


(NB : Pada webinar perdana ini Saya hanya mempunyai satu dokumentasi ketika proses pemaparan materi berupa hasil tangkap layar Zoom Meeting)


Di bawah ini sedikit rekaman proses webinar yang dapat terekam oleh rekan kami.


Berikut adalah daftar hadir peserta yang mengikuti Kegiatan 3 Webinar berbagi dan berkolaborasi.

KEGIATAN 2 BERBAGI DAN BERKOLABORASI (Berbagi Praktik Baik "PEMANTIK MIMPI" dengan Komunitas Belajar SMAN 1 Payung Sekaki)

Assalamualaikum wrwb.😇
Halo Sobat Bloggers.
Berikut ini adalah KEGIATAN 2 BERBAGI DAN BERKOLABORASI terkait agenda Pembatik Level 4 tahun 2024.
Kegiatan Berbagi Praktik Baik "PEMANTIK MIMPI" dengan Komunitas Belajar SMAN 1 Payung Sekaki dilaksanakan pada hari Selasa, 22 Oktober 2024 pukul 13.00 s.d. 15.30 WIB di ruang pertemuan SMAN 1 Payung Sekaki. Kegiatan ini diikuti oleh 25 orang peserta.

Dalam kegiatan ini, Saya berbagi pengalaman praktik baik Saya terkait "PEMANTIK MIMPI" (Pembelajaran Berbantuan TIK, Mentimeter, Quizziz, dan MPI) dengan model pembelajaran SOLE (Self Organized, Learning, Environmetnts). Saya membagikan video praktik baik inovasi pembelajaran TIK dengan model pembelajaran SOLE kepada seluruh peserta (Kepala Sekolah, bapak/ibu guru, dan tenaga kependidikan).

Kegiatan dimulai dengan agenda icebreaking tebak gambar, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi. Materi terkait Model Pembelajaran SOLE, Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI) Matematika, dan berbagi video praktik baik. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan tanya jawab oleh bapak/ibu guru SMAN 1 Payung Sekaki terkait inovasi pembelajaran TIK. Di akhir acara, bapak/ibu guru meminta untuk dilakukan kegiatan berbagi praktik baik lanjutan yang membahas tentang cara pembuatan MPI sederhana dengan menggunakan aplikasi SAC (Smart Apps Creator 3).

Tonton Dokumentasi Kegiatannya berikut ini !😍 #BLPTKemendikbudristek #MerdekaBelajar #PembaTIK2024 #SahabatTeknologiKemendikbudristek #PaltformMerdekaMengajar

Berikut adalah daftar hadir Kegiatan 2 Berbagi dan Berkolaborasi

Jumat, 25 Oktober 2024

KEGIATAN 1 BERBAGI DAN BERKOLABORASI -- PODCASTNYA SMANSA PASKY BERSAMA "PEMANTIK MIMPI"

Assalamualaikum wrwb.😇
Halo Sobat Bloggers.
Berikut ini adalah salah satu kegiatan BERBAGI DAN BERKOLABORASI terkait agenda Pembatik Level 4 tahun 2024.
Podcast ini berlangsung pada hari Senin, 21 Oktober 2024 di SMAN 1 Payung Sekaki. Podcastnya SMANSA Pasky ini adalah kegiatan rutin Tim Jurnalistik SMAN 1 Payung Sekaki yang dikoordinatori oleh Bapak Ridho Fitra, S.Pd.
Dalam Podcast ini, Saya berbagi pengalaman praktik baik Saya terkait "PEMANTIK MIMPI" (Pembelajaran Berbantuan TIK, Mentimeter, Quizziz, dan MPI) dengan model pembelajaran SOLE (Self Organized, Learning, Environmetnts). Dalam Podcast ini Saya juga menceritakan pengalaman pertama Saya mengikuti kegiatan PembaTIK tahun 2024 hingga Saya bisa masuk ke 30 besar Sahabat Teknologi Sumatera Barat.#BLPTKemendikbudristek #MerdekaBelajar #PembaTIK2024 #SahabatTeknologiKemendikbudristek #PaltformMerdekaMengajar

Ayo tonton videonya! 😍

Video Penerapan Pembelajaran Digital "PEMANTIK MIMPI"

 Assalamualaikum wrwr.😇

Halo Sobat Bloggers. Setelah sekian lama tidak menulis di blog, akhirnya Saya kembali lagi dengan status yang berbeda. Kali ini, Saya menampilkan video praktik baik penerapan pembelajaran digital di sekolah Saya yang Saya beri judul "PEMANTIK MIMPI", yakni akronim dari Pembelajaran Berbantuan TIK, Mentimeter, Quizziz, dan MPI.


Video ini dibuat untuk memotivasi dan menginspirasi Bapak/Ibu Guru hebat dalam mengimplementasikan pembelajaran digital dengan menggunakan beberapa platform digital. Video ini juga sebagai bahan untuk mengikuti kegiatan level 4 PembaTIK 2024. Salam Sahabat Teknologi Sumatera Barat tahun 2024. 😇https://youtu.be/mFPVow3Zrdc



Kamis, 28 Juni 2018

LEMBAYUNG DI LANGIT SYAWAL

Kekasih...
Aku tak tahu hatiku terbuat dari apa, hingga mampu menahan setiap beban kekangan rindu tak terkira.

Kekasih...
Aku tak tahu air mataku berasal darimana, tapi yang kutahu hingga kini ia mengalir tiada hentinya.

Kekasih...
Ada jutaan doa yang kupersembahkan pada Tuhan, agar semua ini dapat tertuntaskan.

Kekasih...
Ada jutaan kata yang aku teriakkan dalam sukma, walau tak pernah sampai ke telinga.
Yakinlah, ia telah mengangkasa, hingga malaikatpun mengaminkannya.

Kekasih...
Pada matahari yang mulai takluk oleh senja, aku bercerita tentang derita menahun yang kutahan karenamu.
Derita cinta yang tak pernah kuuntai dengan manik-manik kata indah untukmu.
Tetap bernapas dalam palung sukma terdalam tanpa siapapun yang tahu selain Tuhan dan aku.

Kekasih...
Ramadhan tahun ini mengingatkanku pada Ramadhan pertama kita bersama.
Dengan senyum dan tawa dari orang yang sama.
Hanya kali ini tak tampak olehku binar bahagia di ujung matamu dan yang kurasa adalah rindu yang semakin menua.

Kekasih...
Syawal kali ini terasa begitu berbeda dengan hangat sapa dan candamu.
Ada beban kekangan rindu yang terurai, namun tak sanggup menghentikan waktu.
Celakanya, beban kekangan rindu baru lebih berat kau tinggalkan setelah selesai pertanyaanku.

Kekasih...
Langit pun tega menjatuhkan gerimis yang dikirim Tuhan.
Tahu bahwa aku sedang butuh teman untuk meluapkan segenap rindu yang tertahan.
Belum cukup sujud sembah yang kuikhtiarkan agar kau selalu dalam lindungan Tuhan.

Kekasih...
Yakinlah, pada setiap ruas jari tanganku yang menengadah ke langit Syawal.
Ada namamu yang tak pernah kutinggalkan.
Aku titipkan permohonan pada Tuhan, walau bayangmu kini hilang dari pandangan.

Kekasih...
Apa yang kutahu selain namamu, di mana kau pun aku tak tahu.
Aku yakin takdir takkan salah alamat untuk menemukanmu.
Biarlah Tuhan sisipkan angin rindu yang sejuk dariku di dalam sela-sela hatimu.
Agar kau tahu sungguh ada seseorang yang menantimu bersama lembayung di langit Syawal yang baru.

Kota Solok, 21 Juni 2018.
ba'da gerimis sepekan.

Jumat, 03 Februari 2017

Komentar Sang Bisu

Malam punya caranya sendiri menyulap seseorang yang tadinya baik-baik saja sekarang menjadi pura-pura baik tanpa disengaja.
Mungkin karena ia menghadirkan gelap yang menonaktifkan pikiran rasional alias melahirkan kepekaan perasaan yang lebih dominan.
Kali ini bukan mungkin, malam memberikan semuanya ketika siang sudah menyiksamu dengan semua pemikiran rasional dan tak jarang berseberangan dengan kata hati.
Itu mengapa aku menyebut malam sebagai waktu paling jujur.
Sampai-sampai kita tidak mampu menipu diri kita sendiri terhadap apa yang sedang terjadi.


Bukan berarti aku sedang menyalahkan malam karena sudah membuatku hilang kendali begini. Memang waktunya dan memang harus begini adanya.
Karena senyum yang terlukis indah di muka juga butuh istirahat. Istirahat dari kepura-puraannya menghadapi semua yang di luar kendali manusia.


Menarik memang jika kali ini aku berusaha mengikuti akal pikiran yang mengaku rasional untuk menyerah bertahan. Semua orang bilang, "ayo move on!". Menurutku sendiri, move on berarti aku berhenti untuk holding on, ya, berhenti bertahan. Bertahan sampai Allaah memang benar-benar bilang, "wahai hambaKu, ini lah jawaban."

Aku tidak pernah menafikkan kalau memang aku punya caraku sendiri memaknai -move on-. Dan tidak masalah jika mereka menganggapku lemah hanya karena aku tampak kalah dengan keadaan. Bahkan sekarang belum ada keputusan siapa yang lebih berhak Allaah menangkan. Dia yang yakin dengan takdir atau malah mungkir? Intinya, beri saja kesempatanku menikmati waktuku untuk bertahan. Meski sedari awal sudah kuputuskan untuk menyiapkan dua mental sabar. Sabar menerima takdir yang sesuai harapan dan sabar menerima takdir yang sesuai kebutuhan.


-Bagaimana caranya memilih di antara beberapa pilihan sedang pilihan kita tidak ada di antaranya?-


Setiap orang punya caranya sendiri memutuskan apa yang terbaik untuknya. Karena mereka tahu bahwa Allaah tidak akan mengubah nasibnya jika mengandalkan kepasrahan.
Menolak tidak selalu bermakna tidak menerima. Bisa saja belum menerima.


Adakah yang lebih rela melepaskan atau bahkan merelakan jatuh bangunnya bertahan hingga hampir tiga tahunan? Sampai saat ini jawabannya masih -tidak-.


Bagi mereka yang menyebutku -gila-, aku sangat berterima kasih. Karena dari mereka aku belajar bagaimana harus bersikap dan mempertahankan pilihan.


Memang begini cara -gila-ku untuk mencegah perpanjangan sebuah harapan. Karena kamu tahu sendiri betapa nelangsanya dikhianati harapan, bukan? Mulai dari harus menutup semua peluang harapan itu akan muncul. Bahkan harus rela untuk memutuskan semua jalan kebahagiaan-kebahagiaan kecil yang menjadi jalur kedatangannya yang kadang tiba-tiba saja ada, tiba-tiba saja datang. Atau malah menghapus semua kesempatan dari kehadiran semua harapan yang belum sempat lahir. Bukannya sejak awal sudah ku katakan bahwa sesuatu yang sederhana bahkan tak berarti apa-apa bisa menjadi sesuatu yang luar biasa bagi mereka yang terang-terangan menyimpan harapan? Karenanya, aku harus beberapa kali kalah dengan kejujuran. Harus membuat dinding yang besar lagi tinggi agar tak ada yang bisa menembusnya, menghancurkannya. Dari dua alasan mengapa seseorang harus menjauh sejauhnya-jauhnya, antara menyimpan rasa cinta yang teramat dalam ataukah rasa benci yang termat dalam, kamu tahun sendiri jawaban -orang gila- ini yang mana.

Bukan masalah sepele bagi pribadi yang beberapa bulan lagi akan menginjak usia 23 tahun. Mestinya sudah bisa mngambil sikap atas setiap peluang yang akan muncul dengan adanya pilihan. Peluang akan dipatahkan setelah sekian lama menahan kesakitan atau bahkan peluang dimerdekakan dari penjajahan bertahan. Tentang jatuh bangun pengorbanan yang masih samar-samar, itu hanya pola dan ritme kehidupan. Bukan malah menjadi soalan.


Ada yang berniat baik, belum tentu Allaah mudahkan. Ada yang berniat buruk, tahu-tahunya kesampaian. Tapi, masihkah kita yakin bahwa kita akan mendapatkan apa yang telah kita niatkan?


Aku bukan anak umur belasan tahun yang masih menjadikan kelabilan sebagai tumbal dan alasan. Sebab berhati-hati dengan pilihan adalah salah satu cara untuk menentukan di mana tempat berlabuhnya kehidupan.


Bertahan tidak begitu mengasikkan. Harus kalah dengan keadaan saat sendirinya butuh arahan. Harus kalah dengan perasaan yang terus memaksa minta dibalaskan. Tidak terlihat menyenangkan, bukan?


Bertahan tidak sebercanda itu, katanya. Saat semua kata sudah berkumpul di atas lidah dan siap dilontarkan, tapi kamu memaksa menelannya kembali karena takut dengan perasaan. Takut jika akhirnya kamu harus berhenti bertahan karena nyatanya semua tak sesuai harapan.


Bertahan memang gila. Kamu rela membunuh setiap rindu yang muncul, merapikan kembali memori yang tiba-tiba hadir, dan menyita waktu untuk berpikir tentang kapan semua ini akan berakhir.


Bisa jadi ada masanya nanti aku akan berhenti bertahan. Berjalan mundur, bukan berarti aku berputus asa. Akan tetapi, sudah tak mampu lagi membendung luka.


Bisa jadi ada masanya aku berhenti bertahan. Berjalan mundur, bukan berarti aku menyerah pada keadaan. Akan tetapi, sudah tak mampu lagi mengalah kepada keberpura-puraan. Sebab aku bukan Tuhan.



---Tahun keempat dan hari ke seribu sekian, masih ada namamu yang aku selipkan.





Solok,Hari ke-34 di tahun 2017.


---entah pelangi mana yang kau sebut akan hadir setelah hujan reda.

Jumat, 22 Juli 2016

Syair Batang Lapuk

Aku benar-benar umpama batang lapuk yang tiada lengah mempertahankan ranting-ranting sumbing.

Bersama akar-akar kokoh yang mengalah untuk menghujam ke dalam tanah.

Beserta daun-daun kering yang pasrah pada langit yang mulai menguning.

Bagaimana bisa udara memaksa masuk lewat mulut daun jika ia menolak tuk menerima?

Bagaimana bisa hara memaksa menyelinap ke dalam pori akar jika ia merajuk tuk mengangguk?



Aku benar-benar umpama batang lapuk yang nyaris terperdaya pada dahan yang menua.

Ragu jika hujan datang memberi pertanda akan adanya kehidupan kedua.

Bimbang jika belukar mendekat memberi pertolongan menghabiskan kesempatan pertama.



Aku benar-benar umpama batang lapuk yang habis digerogoti waktu tak menentu.

Keras kepala mempertahankan ranting yang bisa saja jatuh, lantas lebih rapuh.

Bersikukuh mengikat daun yang bisa saja jatuh, lantas habis gugur.



Aku benar-benar umpama batang lapuk yang memimpikan tunas tumbuh.

Menyertai harapan lusuh, mengaminkan kesempatan tunai yang utuh.

Membersamai benih-benih baru yang diterbangkan jauh, hingga tak sanggup direngkuh.



Aku benar-benar umpama batang lapuk jika terus dipaksa membunuh dirimu dalam milibyte memoriku.

Sampai pada setiap air mata yang jatuh, itu masih karenamu.

Tentang setiap senyum yang lahir, itu juga masih karenamu.

Tiada rasa paling tulus selain apa yang kupersembahkan pada Tuhan.

Agar namamu masih tetap bertahan dalam genggaman.


Sabtu, 16 Juli 2016

Minggu Malam yang Keenam

Assalaamu’alaykum bloggers...

Say HI untuk Saturday afternoon kali ini yang kayanya bakalan sad ending persis lima kali Saturday afternoon(s) yang udah berlalu. Hiahiahia. Never mind, enjoy the drama coeg :v

Beteweh, lagi rehat skripsweet nih, sabar nungguin janji dosen(s) yang janjinya mau Acc Senin lusa. Yuk, aamiin. Biar September ini bisa ngirimin foto wisuda ke anak STAN. *ehhh

“Pressing” nya tuh gak pas ngerjain skripsi, tapi pas dengerin statement dosen yang subhanallaah gak terprediksi. Boro-boro nge-Acc, malah disuruh nambah tabel data biar skripsinya sempurna. Kayanya si Bapak tahu begete, anak bimbingannya golongan darah A. Ah, gak usah bahas golongan darah, bete akut. Kyakyakya.

Ok, ganti topik.

Siapa bilang kalo mahir (red: mahasiswa tahun akhir) bakalan berkurang waktunya untuk ngepoin sosmed? Kayanya ironi deh. Hehe. Oiya, di Facebook lagi hits kudeta Turki, nih. Sebagai saudara seiman, kita kudu plus wajib ngedoain semua bakal baik-baik aja, biar Allah yang atur. Tentang Negara kita? Doain juga dong. Biar punya pemimpin yang model begitu. Walaupun “no body is perfect”, tapi yang mendekati sempurna ada kan? Aamiin.

Di instagram lagi hits apa nih? Ikhwan nyeret akhwat? Atau akhwat yang nyeret ikhwan? Main seret-seret. Ente minta diblacklist dari daftar calon teman hidup? Wkwkwk. Amit-amit dah punya yang suka nyeret-nyeret. Katanya cinta, kok diseret-seret? Hiks. Kalo cinta mah, diperjuangin, diperlakukan dengan cara yang mulia. Bukan sebaliknya. Stop, lagi gak mood bahas nikah. Trauma.

Di BBM lagi hits teman-teman yang kompakan ganti DP hangout plus extra ordinary holidays mereka. Apa dayaku cuma sepending holiday di lobi FMIPA. Huhu. Namanya juga Holy-day.

Oiya, di Line lagi hits apa nih? Udah jarang mampir, semenjak bunuh diri sama cerita sendiri. Uhhh ngeri man. Bunuh diri. Ya, bunuh diri. Entah diri siapa. Hahaha. Waktu itu pas ada yang bilang “selamat berbuka”, tapi cuma diread aja. Maaf ya.

Di whatsapp? Ya, lebih tepatnya di grup whatsapp lah. Oiya, kamu punya berapa grup whatsapp. Saya cuma punya 14 grup dan itu diBISU-in semua hehehe. Lagi pengen bahas grup whatsapp nih. Kira-kira apa sih urgentnya grup whatsapp? Menurut hemat saya, definisi grup whatsapp adalah ruang tertutup tapi terbuka yang memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk cewe-cowo atau ikhwan-akhwat mulai unjuk gigi. Biar kelihatan keren gitu. Ngepost yang agak elegant biar disangka WOW gitu. Terus dikomen, sampe ujung-ujungnya muak sendiri. Hihihi. Kadang ngabisin waktu percuma untuk saling berdebat sesama ikhwan atau sesame akhwat, biar disangka keren dan dibilang “wah dia hebat ya”. Duhduhduh. Boleh left grup gak sih?

Grup whatsapp itu sebenarnya banyak positifnya. Cuma ya penggunanya aja yang gak smart untuk memanfaatkannya. Berdalih untuk mempererat tali silaturrahim, katanya. Hellow??!! Bisa chat langsung kali ke saudaranya. Ehiya, chatnya yang sejalur kali ya. Jangan bilang, “ane mau menjaga tali silaturrahiim dengan akhwat itu” (ungkap ikhwan ini). Atau sebaliknya. Duhduhduh berkali-kali. Gagal fokus kayanya. Kasihan lah tali silaturrahim dijadiin kambing putih untuk hal yang begituan.

Sarana diskusi? Diskusinya yang apik dong. Jangan malah debat kusir. Gak ada ujungnya, terus saling nyindir. Saya aja yang kalo baca chat grup saling membela opini masing-masing jadi illfeel. Orang lain yang bermasalah kok kita yang debat. Please deh. Boleh left grup gak sih?

Keren itu kalo di grup nya dishare info yang efeknya baguuusss demi anggota grup. Share ilmu baru bisa jadi. Tapi, kalo mau menanggapi, wes langsung ke yang ngeshare. Atau mungkin kalo mau ngomentari, bisa pilahpilih kalimat yang gak ngundang komen lain di luar jalur. Ngono loh. Hehehe.

Keren itu kalo di grupnya langsung setoran amalan yaumi. Atau setoran hapalan. Biar lebih banyak manfaatnya dunia akhirat. Belajar ngaji kek, belajar dakwah kek. Gak usah mikir setengah mamvus tentang hal-hal yang jauh dari jangkauan. Bahas yang deket-deket aja. Pikirin yang deket-deket aja. Udah baik belum? Gitu kan enak.

Udah ah, malas bahas grup whatsapp. Mending bahas yang lain.

Well. Back to timeline.

Sabtu malam ini kelabu banget ya. Setelah H+2 hari milad saya, lumayan spesial. Karena teman-teman ngucapinnya langsung, dan nyaris semuanya. Horeee kampusnya kan gak libur hahaha. Tapi, masih kecewa juga gara-gara ada yang gak ngucapin sampe sekarang. Kenapa coba? (berlinang air mata sambil ketawa)

Dear bloggers, bisa titip salam gak?

Kita kita selalu bisa merindukan seseorang yang sudah membuat kita bahagia. Tapi, bisa gak sih kita merindukan seseorang yang sudah membuat hati kita terluka? Mewek nih ceritanya.

Dear bloggers, ketika kamu nelangsa dan gak tahu kamu lagi rindu siapa sebenarnya, kesel gak?

Kita gak akan pernah berpikir panjang dan gak pernah peduli kalo sedang rindu, dia yang dirindukan bakal rindu balik atau gak. Tapi, kalo tipe pemikir kaya saya? Jadi males rindu, beuh. Toh, belum pasti yang dirindukan juga bakal ngerinduin balik. Kan sia-sia, percuma.

(Ini bahasannya udah ke mana-mana?)

Udah ya bloggers, I feel so sleepy. Oyasumiii. J


Rabu, 22 Juni 2016

Kata Ayah, Aku Harus Cerdas

Malam ini sama seperti malam kemarin, bahkan tahun-tahun yang telah lalu.
Jika ada hal yang paling tidak membosankan setelah tilawah, aku akan memilih mendengarkan ocehan ayah yang selalu tepat mengena di jantungku.
Tinggal nunggu piala bergilir buat yang betah. Itu kata adikku.

Well.
Dari 987.654.321 nasihat yang ayah berikan, kisah yang ayah ceritakan, amarah yang ayah ungkapkan, atau kata-kata sayang yang selalu manis jika beliau ucapkan, aku paling mantap sekali rasanya paham tentang yang satu ini.
Memang, ayah kalau bahas ini pasti mengheningkan cipta dulu. Mungkin beliau ragu, sebab belum rela melepas seorang 'aku'.

"Sayang, dengarkan ayah baik-baik. Kamu lihat dunia kita sekarang? Tahu gak apa yang sebenarnya menjadi asal muasal kekalutan dunia kaya sekarang?"

"Manusia banyak durhaka, ya kan Yah?"

"Bukan. Sama sekali bukan."

"Lantas apa?"

"Semua karena fitnah wanita."

"Lho? masa Yah?"

"Wanita itu makhluk Tuhan paling super. Pastilah menjadi cerminan bagi sebuah negeri, tentang bagaimana wanitanya. Tak usah jauh-jauh bahas negeri. Bahas saja skala kecil, keluarga contohnya. Lihat, bandingkan. Mana yang lebih berkualitas dunia akhirat keluarga yang wanita di dalamnya adalah shalihah dengan yang tidak? Bandingkan, bagaimana dengam keluarga yang wanita di dalamnya cerdas atau tidak? Berattitude atau tidak?"

"Ayah semacam memberikan pertanyaan yang tak perlu jawaban, Yah."

"Nah, sedari itu. Apakah anak Ayah tidak ingin jadi wanita yang shalihah, cerdas, dan berattitude? Bukannya kamu sendiriyang bilang kalo kromosom yang menentukan tingkat kecerdasan anak itu dibawa oleh ibunya?"

"Ya, Yah. Lantas, maksud ayah? Aku belum benar-benar paham."

"Wanita yang shalihah, ia komplit secara spiritual. Itu kenapa di daerah kelahiranmu diwajibkan sepasang calon pengantin harus pandai baca Quran sebelum ijab qabul. Itu kenapa Ayah selalu keras mendidikmu agar kamu paham Quran. Yang jelas, anak-anakmu bisa jadi Qari/Qariah, Hafidzh/Hafidzhah. Percuma cantik, kalo gak bisa ngaji. Di alam kubur, kita bakal ditanyain pake bahasa Arab, bukan bahasa Inggris, Jepang, apalagi Minang. Wanita shalihah, yang tahu tanggung jawab dan kewajiban sebagai anak, saudara, istri, dan ibu tentunya. Air cucuran atap, jatuhnya ke pelimbahan juga. Ia tahu kewajibannya. Sekarang ayah bicara tentang kewajibanmu nanti sebagai seorang istri. Ketika semua lahir dan bathinmu, suamimu yang turut bertanggung jawab. Tidak lagi ayah,apalagi ibumu. Wanita yang shalihah, menyerahkan semua yang ada pada dirinya hanya untuk taat kepada Tuhan, dan Tuhan kita, Allah swt memerintahkan istri untuk taat kepada suami. Ayah rasa, kamu sudah dapat kajian ini jauh lebih dalam dar ayah. Lanjut, wanita cerdas. Cerdas, bukan hanya IQ kamu yang sangat superior itu. Bukan hanya itu. Tapi, EQ dan SQ. Selalu punya jalan keluar ketika dihadapkan pada suatu masalah. Gak dibodoh-bodohin sama laki-laki. Pun karena cucu-cucu ayah berhak dilahirkan dari rahim wanita yang cerdas. Cerdas, maksudnya kreatif, inovatif, dan if if if lainnya. Selera humorjuga menentukan kecerdasan loh. Makanya, jadi wanita itu fleksibel, gak kaku, apalagi taklid. Boleh bergaul dengan siapa saja, tapi mesti cerdas memfilter siapa saja yang bisa diajak berteman. Cerdas itu bukan hanya berpikir lurus,ketika kamu berbeda dengan orang lain, punya cara pandang yang berbeda, toh jika semua bisa dicerdasi kan kamu tetap cerdas. Masalah attitude, agama kita sudah sangat komplit dihadirkan oleh Allah swt untuk menuntun ummatnya menjad pribadi yag berattitude. Mulai dari cara berpakaian, bicara, bertamu,makan, minum, apapun itu, semua sudah lengkap tanpa kurang suatu apapun. Lengkap juga dengan dalil naqli wa aqli nya. Tinggal kita bisa gak ngecover semua dan mengaplikasikan di kehidupan nyata. Intinya, kita diberikan secara adil oleh Allah, baik itu waktu, tenaga, fisik, dll. Pegang prinsip bahwa jika orang bisa maka saya bisa. Jadi wanita yang multitalented. Di suryuh ini,bisa,itu bisa. Ya, caranya mesti kepo dan belajar."

"Jadicuma dari pihak wanitanya aja ya, Yah? Kalo disuruh milih, mesti pilih laki-laki yang gimaana, Yah?"

"Ya, sama. Sama kaya yang Ayah bilang tadi. cuma ganti wanitanya sama laki-laki.
Periksa bacaan Qurannya. Masa dia cuma sayang kamu, sama Qurannya enggak? Lelaki cerdas malah sangat wajib. Lihat bagaimana cara dia memuliakan wanitanya. Apakah dia berusaha membuat kamu bahagia atau tidak? Toh, rezeki laki-laki tergantung pada wanitanya, Nak. Pilih laki-laki juga mesti lihat selera humornya. Aneh sih, tapi itu bisa menentukan dia cerdas atau gak. Ya kudu dilihat, humornya berkualitas atau abal-abal. Itu cuma contoh klise aja. Yang penting secara intelektualnya, dia berpendidikan. Berpendidikn bukan berarti titel akademiknya yang selangit tapi nyatanya omdo. Kamy bisa lihat bagaimana cara dia berbicara. Bisa dipercaya atau gak. Darisitu udah ketahuan cerdasatau gak. Memang, bisa nipu. Tapi kan, wanita makhluk paling peka. Sing penting juga setia. Kaya Ayah, tentunya. Yang berusaha bertahan sama-sama. Susah senang sama-sama. Yang bisa bikin tenang kalo ada di dekatnya. Bisa bikin hati susah jadi senang kalo dengar celotehannya. Duh, berasa hidup di surga."

"wihhh keren ya, Yah. InsyaAllah Yah. Orang langka kaya gitu mungkin perlu dibudidayakan Yah. Biar wanita yang lain juga kebagian. hahaha. Ayah, kalo suatu saat nanti, aku udah ketemu sama yang semacam itu, gimana Yah?"

"Lanjut M.Pd dulu, biar Ayah gak balik modalnyekolahin kamu. Kalo mau mondok, sekalian diajak 'habiib'nya mondok jamaah. Biar sama-sama wisuda Khatmil nya. Ya, bagusnya dia juga keukeh buat nyambung S2. Biar klop. Kan gak rugi bamdar jadinya. hehehehee."

"Gubrak. :) (pikiran mulai melayang entah ke mana)"

Udah ah, penat. Mau tidur, besok sahur.
Titip salam buat masa depan. *smile*

Selasa, 21 Juni 2016

Aku Hanya Siang yang Meranggas

Aku Hanya Siang yang Meranggas  
Entah dari mana harus aku mulai. Yang terang, ia tiba-tiba saja hadir menyelinap ke dalam mimpi. Menikam perlahan, hingga tak tahu siapa yang lebih berhak untuk tetap bertahan. Bertahan hanya ada dalam kamus mereka yang percaya. Percaya jika memang semua akan baik-baik saja, walau harus sedikit terluka. Percaya jika memang ia akan temui muara. Pasti, tapi entah kapan kan terjadi. Walhasil, kita harus tega untuk hanya menyebutnya ‘mungkin’. Sayang, bukan perihal sabar atau kepastian. Karena kita terlalu angkuh untuk memutuskan semua akan mejadi pasti seperti yang telah kita ingini. Bukan, sekali lagi bukan. Tapi, tidak ada yang salah dengan perasaan. Jika ia bisa saja hadir tiba-tiba, lantas salahkah jika ia bisa lenyap tiba-tiba? Memang, tidak ada yang salah dengan perasaan. Tidak ada yang salah dengan suratan. Yang salah adalah ketika kita masih berdebat tentang pertanyaan. Bukan mencari alasan untuk bertahan. Pada yang salah, kita hanya perlu memperbaikinya agar tak kembali salah. Pada yang benar, tidakkah kita ingin semuanya sama? Sama-sama memiliki alasan untuk bertahan. Bertahan dengan sisa-sisa yang belum sempat diungkapkan. Walaupun ia hanya bisa membunuhmu secara perlahan. Aku pun demikian. Aku hanya kuntum yang tak sempat mekar. Yang lelah harus mengubur dalam-dalam setiap keakuan hanya demi bertahan. Keyakinan yang memaksa aku begini. Yakin jika memang semua akan tetap baik-baik saja setelah begini. Setelah kita, bukan kita yang dulu. Tapi, yang seperti ini. Aku hanya matahari yang terburu-buru terbit di beranda hati. Berniat menerangi, namun harus rela terbakar api sendiri. Aku hanya siang yang meranggas sebab terlalu lama terbakar. Benar-benar terbakar. Sementara kamu. Kamu hanya sekam yang mulai memanas terbakar oleh aku. Kamu yang belum sempat menatapku lebih nanar. Dan akhirnya, kita sama-sama terbakar.  Sedang kamu hilang ingin menjadi abu dan aku tetap bertahan membakarmu. Membiarkan nyala kita akan tetap ada hingga aku benar-benar merasa kita ada untuk kita. Aku mengutuk diriku atas apa yang terjadi. Karena malam menyangsikan kehadiran akan aku yang sedang meranggas tanpa batas. Pasrah, tak pernah memuntut balas. Kita tidak perlu menarik masuk daun pintu yang sempat terbuka lebar. Jika hanya untuk bertamu, bukankah memang harus bertemu?

Minggu, 07 Juni 2015

Episode ke-n dari m cerita~

Bismillaahirrahmaanirrahiim...

Ceritanya malam ini baru sadar kalo balik ke rumah lupa bawa *bukuPink* tempat muntahin cerita - cerita yang yaaah terkadang out of the box. Hihihi...
Padahal suasanya lagi dukung banget buat nulis...apa lobeh bauuut -____-

Beberapa waktu terakhir sempat diteror dengan beberapa  spesies pertanyaan dari teman - teman yang ngakunya suka baca tulisan, status atau apalah itu wujudnya..
"Na, sekarang lagi musim riliis novel. Gak minat buat bukuin puisi sama syair - syair Na yang melankolis abis tu ? Atau buat novel cinta kek, apa kek gitu yang cetar membahana badai ?" Cetusnya.
*teriakdalamhati* "Aku tuh udah nyiapin buku setebal 250 lembar buat nulisin itu cerita. Tapi rahasiaaaaaaaaa !!!!"
*aslinya* "oh yaya ? novelnya dari kisah sendiri atau ngadopsi kisah orang ?"
Mendadak hening...

"Aku bukan tipe yang begitu, tems. Please deh."
"Ya, setidaknya menginspirasi sebagian orang atau bisa jadi referensi, Na. Kan keren tu. Matematika bisa dikawinkan dengan ilmu sastra."
*senyuminAjalagiiii*

Well..
Di satu sisi sempat pengen buat novel yang terinspirasi dari sajak dan syair legendaris seorang Khaalil..but, when I try to look inside *fyuuuh* 'aku mati kutu untuk menceritakan kisahku' *tsaaaaaaah* :D

Di sisi lain ya itu tadi. Menulis emang perlu objek. Nah, itu dia masalahnya. Objeknya pun masih abstrak. Lebih abstrak dari akar negatif satu. kyakakakkakakak.

Maunya ini kisah emang bener - bener riil. Gak sekadar cerita picisan. Walaupun sederetan cerpen yang pernah dibuat itu semuanya sad-ending yaaah never mind.

"Duh, tems. Tunggu aja yaaah... ini lagi nunggu script dari Tuhan. Hehehe."

Gambarannyaaa, di buku ini aku menulis semua hal (sedetail - detailnya) tentang aku, dia, mereka, dan Tuhan yang sudah begitu sayangnya ngasih kesempatan buat nulis ceritanya.

Sebab aku menyandingkan setiap diksi - diksi yang ada di tiap pelaminan buku yang kutemui dengan hati. *eakeakeakeak*

"gak ngerti, Na."

Cinta itu terlahir dari skenario nyata yang pernah kita jalani sebelum kita hidup di dunia. Di sadari atau tidak, ya memang begitu adanya. Dan dengan setiap kebijaksanaan serta kesungguhan, rasanya tak ayal jika kita masih bertanya - tanya tentang sambungan ceritanya.
Contoh, have you ever felt "de javu" ?

"Lah, apa hubungannya, Na ?"

Itu istilah kaum seberang untuk menyebut kondisi di mana seseorang merasa pernah merasakan atau mengalami suatu hal sebelumnya yang sama dengan kondisi yang sedang terjadi.

Sungguh, aku mengangkat ceritanya dari sana....
Bukan kisah yang mengimahinasi dengan indahnya, bukan.
Aku kan terus menceritakannya selama Tuhan mengizinkan. Hingga akhirnya akan bermuara pada sebuah cerukan raksasa yang nantinya akan berakhir suka atau bahkan duka. Suka, jika yag didapatkan sesuai pengharapan. Duka, sebab yang didapatkan tak sesuai harapan. Tapi, sebagai sebaik - baik hamba. Kita mesti sadar diri, kerana Tuhan ialah sebaik - baik yang menakdirkan.

"Oh...jadi, kapan ?"

"aaaaaaaaaaa !!!!! tanyain aja ke Tuhan."

sempat shock terapi kalo direspon ini-itu.
kadang geregetan, lucu, kocak, galau. Ah, apa itu galau ?!!
Gak, cuma bimbang.
-__________-

Setiap orang toh punya jurusnya masing - masing, kan yaaah ?
Ada yang normal dan ada juga yang abnormal.
Setidaknya kedeweasaan kita tidak lahir secara prematur.
21 tahun dengan 9 tahun, mudaan manaaah ?

"Sableng."
 *end*


Dan gak kebayang kalo Papa tahu anak gadis sulungnya ternyataaaaaa......
Ah, Papaaaaaaaaaahh :'(

Yang itu, gitu gitu gitu Pa. Yang ini, gini gini gini Pa.
"Lah, terus ?"

"Kamu ngomong apa toh, nak ? Apa kabar beasiswa S2 ? Jadi mondok atau ke Belanda ???"

Papaaaaa gitu mah orangnya.

"Pa, aku udah dewasa ?"

"Lah jelas, belum."

Terus itu cerita yang dibuku udah mulai nampak ujungnya, tapi pas dengar pengakuan ekstrim dari Papa, rasanyaaaaaaaaaaa.

"Udah, terusin aja." Mama emang gitu orangnya.

Solok, 7 Juni 2015.
-lasttouching- 23:48
*sepertinyaurangSolokmemangbenar-benarmempesona*

Rabu, 03 Juni 2015

Seni Membaca Al - Quran



Bismillaahirrahmaanirrahiim...
 Semoga Bermanfaat, bloggers :)

Seni membaca Al - Quran ialah bacaan Al Qur’an yang bertajwid diperindah oleh irama dan lagu. Al Qur’an tidak lepas dari lagu. Di dalam melagukan Al Qur’an atau taghonni, akan lebih indah bila diwarnai dengan macam-macam lagu.
Untuk melagukan Al Qur’an , para ahli Qurra di Indonesia membagi lagu atas 7 ( tujuh ) macam bagian. Antara lain sebagai berikut:
1. Bayati
2. Shaba
3. Hijaz
4. Nahawand
5. Rast
6. Jiharkah
7. Sikah
Dari 7 ( tujuh ) macam lagu di atas masih dibagi dalam beberapa cabang. Macam – macam lagu dan cabangnya antara lain :
1. Bayati
  • Qarar : rendah
  • Nawa : sedang
  • Jawab : naik
  • Jawabul jawab : naik tertinggi
  • Nuzul ( turun )
  • shu’ud ( naik )
2. Shaba
  • Dasar
  • Ajami/Ala Ajam
  • Quflah Bustanjar/Qafiyah
3. Hijaz
  • Dasar
  • Kard
  • Kurd
  • Kard-Kurd
  • Variasi
4. Nahawand
  • Dasar
  • Jawab
  • Nakriz
  • Usysyaq
5. Rast
  • Dasar
  • Nawa/Rast ‘ala Nawa
6. Jiharkah
  • Nawa
  • Jawab
7. Sikah
  • Dasar
  • Iraqi
  • Turki
  • Ramal (fales)
Sebenarnya masih ada lagi cabang tingkatan di tiap lagunya. Untuk sekarang baru itu yang bisa dishare...
Untuk praktiknya, bisa cari guru Qiraah yang kompeten di bidangnya :D

Ohyaaa... Dalam MTQ ( Musabaqah Tilawatil Qur’an ) ada beberapa materi penilaian. Antara lain:
1. Materi penilaian bidang tajwid, terdiri dari:
  • Makharijul huruf
  • Shifatul huruf
  • Ahkamul huruf
  • Ahkamul mad wal qashr
2. Materi penilaian bidang fashahah dan adab, terdiri dari:
  • Al Waqf wal – ibtida
  • Mura’atul kalimat wal kharakat
  • Mura’atul kalimat wal ayat
  • Adabut tilawah
3. Materi penilaian bidang irama dan suara, terdiri dari:
  • Suara
  • Irama dan variasi
  • Keutuhan dan tempo lagu
  • Pengaturan napas
Kesalahan dalam bidang suara dan irama
1. Kesalahan dalam suara terdiri dari:
  • Suara kasar
  • Suara pecah
  • Suara parau
  • Suara lemah
2. Kesalahan dalam irama terdiri dari:
  • lagu yang tidak utuh
  • tempo lagu yang terlalu cepat atau terlalu lambat
  • irama dan variasi yang tidak indah
  • pengaturan napas yang tidak terkendali
Kesalahan dalam bidang Tajwid serta Fashahah dan adab ada dua macam:
  • Kesalahan Jali, yaitu kesalahan yang dapat merusak makna dan merusak ketentuan Tajwid/ qiraat yang sah. Disebut Jali karena kesalahan itu diketahui oleh ahli qiraat maupun yang bukan ahlinya,
  • Kesalahan Khafi, yaitu kesalahan yang merusak ketentuan tajwid/qiraat, tetapi tidak merusak makna. Disebut Khafi karena hanya diketahui oleh ulama qiraat saja.

Tugas Akhir PembaTIK Level 4 TAHUN 2024 (VLOG BERBAGI DAN BERKOLABORASI)

 Assalamualaikum wrwb. 😇 Halo Sobat Bloggers. Pada postingan kali ini, Saya akan memuat beranda laman blog Saya dengan cerita tentang Tugas...